LapanTipikorNews.Com, SAMBAS — Tim investigasi Lapan Tipikor News melakukan penelusuran lapangan pada 4 April 2026 terkait isu yang beredar di sejumlah media online mengenai dugaan tidak selesainya pembangunan pintu air di Desa Semelagi, Kecamatan Selakau, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat.
Investigasi dipimpin langsung oleh Koordinator Wilayah Lapan Tipikor News. Tim turun ke lokasi proyek sekaligus menemui warga setempat guna memastikan kebenaran informasi yang berkembang di publik.
Dari hasil wawancara dengan masyarakat Desa Semelagi, diperoleh keterangan yang berbeda dengan pemberitaan sebelumnya. Warga menegaskan bahwa informasi yang menyebut proyek pintu air tidak selesai tidak sesuai dengan kondisi di lapangan.
“Saya rasa apa yang disampaikan oleh beberapa media itu tidak benar. Kami sebagai masyarakat justru sangat berterima kasih dengan adanya pembangunan pintu air ini,” ujar salah seorang warga Semelagi.
Menurut warga, keberadaan pintu air tersebut memberikan manfaat nyata, khususnya bagi para petani. Infrastruktur tersebut dinilai sangat membantu dalam pengairan sawah yang sebelumnya kerap mengalami kesulitan air.
“Sekarang kami tidak kesulitan lagi saat memasukkan air ke sawah. Ini sangat membantu kami sebagai petani,” tambahnya.
Masyarakat Desa Semelagi secara khusus menyampaikan apresiasi kepada pemerintah atas pembangunan tersebut. Ucapan terima kasih ditujukan kepada Kementerian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (Dirjen SDA) Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan I Pontianak sebagai pihak yang bertanggung jawab atas program tersebut.
Selain itu, warga juga mengapresiasi pihak pelaksana proyek, yakni PT Anugrah Bayuarya Perkasa, yang dinilai telah menjalankan pekerjaan dengan baik.
Dengan adanya klarifikasi langsung dari masyarakat, diharapkan informasi yang beredar dapat lebih berimbang dan tidak menimbulkan persepsi yang keliru di tengah publik, khususnya terkait pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.(Muhamad Gaul)
