LapanTipikorNews.Com, Kabupaten Bekasi — Polisi mengungkap motif pasangan sejoli yang membuang bayi laki-laki di bawah pohon di Perumahan Taman Puri Cendana, Desa Tridayasakti, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.
Aksi tersebut dipicu rasa malu dan takut hubungan di luar nikah keduanya diketahui masyarakat, serta ketidaksiapan menjadi orang tua.
Pelaku berinisial MS (23) dan RR (29), pasangan kekasih yang belum berstatus suami istri. Keduanya diamankan beberapa jam setelah bayi ditemukan warga pada Jumat pagi (13/2/2026).
Kapolsek Tambun Selatan, Wuriyanti, menjelaskan pengungkapan kasus berlangsung cepat.
“Hanya beberapa jam setelah penemuan bayi, pelaku langsung teridentifikasi. Enam jam kemudian keduanya berhasil diamankan,” ujarnya, Sabtu (14/2/2026), dikutip Media Buser Bhayangkara.
Menurutnya, pasangan tersebut nekat meninggalkan bayi karena diliputi rasa takut dan malu. Mereka khawatir hubungan yang dijalani tanpa ikatan pernikahan terungkap ke publik.
Dari tangan pelaku, polisi menyita barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Beat Street warna hitam serta kain biru yang digunakan saat meninggalkan bayi. Saat ini, keduanya masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Tambun Selatan.
Sementara itu, bayi laki-laki yang ditemukan dalam kondisi hidup langsung dibawa ke klinik terdekat sebelum dirujuk ke RSUD Kabupaten Bekasi untuk penanganan medis lanjutan.
Berdasarkan keterangan bidan, bayi tersebut lahir sekitar pukul 05.00 WIB dengan berat 2,6 kilogram dan panjang 50 sentimeter dalam kondisi sehat.
Kapolsek menambahkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial terkait penanganan bayi.
“Kami sudah koordinasi dengan Dinsos. Sesuai prosedur, nanti bayi akan dikembalikan kepada keluarga besarnya,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Desa Jejalen Jaya, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, H. Kumpul, membenarkan bahwa pasangan tersebut telah kembali ke rumah.
“Sekarang sudah pulang. Rencananya dari pihak keluarga mereka akan dinikahkan. Sebenarnya mereka sudah lamaran sebelumnya,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan para orang tua agar lebih memperhatikan dan mengawasi anak-anaknya. Menurutnya, peran keluarga sangat penting agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
Saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, atas pelaku tidak ditahan, Kapolsek Tambun Selatan belum memberikan keterangan tambahan. Pesan yang dikirim hanya terbaca tanpa balasan.(A2TP)
