LapanTipikorNews.Com, Garut -Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Insan Madani Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut, terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan dan pemberdayaan masyarakat melalui berbagai kegiatan pembelajaran yang menarik dan bermanfaat.
Beragam program diselenggarakan oleh PKBM Insan Madani, mulai dari pendidikan kesetaraan, pelatihan keterampilan, hingga pendidikan anak usia dini. Program pendidikan kesetaraan yang dijalankan meliputi:
Paket A (Setara SD): Memberikan kesempatan bagi anak-anak yang belum menyelesaikan pendidikan dasar untuk memperoleh pengetahuan dan keterampilan dasar.
Paket B (Setara SMP): Diperuntukkan bagi masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP namun terkendala oleh faktor ekonomi atau sosial.
Paket C (Setara SMA): Membuka peluang bagi warga yang ingin memperoleh ijazah setara SMA guna meningkatkan karier dan peluang kerja.
Selain itu, PKBM Insan Madani juga mengadakan pelatihan keterampilan praktis seperti menjahit, berkebun, dan komputer. Tersedia pula kegiatan pembelajaran mandiri untuk membantu peserta didik meningkatkan pengetahuan dan kemampuan mereka di berbagai bidang.
Kepala PKBM Insan Madani, Ridwan Permana Putra, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan tidak hanya untuk menuntaskan wajib belajar, tetapi juga untuk menciptakan masyarakat yang lebih mandiri dan produktif.

“Kegiatan di PKBM ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memberdayakan ekonomi masyarakat, serta menumbuhkan kesadaran sosial dan budaya. Selain itu, program ini juga mendukung pemerintah dalam mencapai tujuan pembangunan nasional,” Kepala PKBM Insan Madani, Ridwan Permana Putra.
Salah satu peserta kegiatan mengaku sangat terbantu dengan adanya program keterampilan.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi saya karena dapat meningkatkan keterampilan dan pengetahuan saya di berbagai bidang,” tutur salah satu murid dengan antusias.
PKBM Insan Madani menjadi contoh nyata lembaga pendidikan nonformal yang berperan penting dalam memperluas akses pendidikan dan pelatihan keterampilan bagi masyarakat di Garut, sekaligus menjadi wadah pemberdayaan yang inklusif dan berkelanjutan. (Lia Marliana/Red)
