LapanTipikorNews.Com, Tasikmalaya – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau langsung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMAN 2 Tasikmalaya, Jalan R.E. Martadinata No. 261, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Selasa (20/1/2026).
Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan program prioritas nasional tersebut berjalan optimal dan tepat sasaran di lingkungan sekolah.
Program MBG merupakan salah satu langkah strategis pemerintah dalam membangun sumber daya manusia Indonesia yang sehat, unggul, dan berdaya saing.
Implementasinya di berbagai daerah menjadi wujud komitmen pemerintah dalam menjamin pemenuhan gizi generasi muda secara merata dan berkelanjutan.
Peninjauan Wapres juga merupakan bagian dari pengawalan langsung atas arahan Presiden Prabowo Subianto terkait penguatan pembangunan sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi sejak usia sekolah.
Presiden menegaskan bahwa pemenuhan gizi merupakan investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi yang sehat, produktif, dan kompetitif menuju Indonesia Emas 2045.
Dalam kunjungannya, Wapres Gibran meninjau proses distribusi makanan bergizi kepada para siswa serta berdialog dengan pihak sekolah.
Ia menekankan pentingnya menjaga konsistensi kualitas makanan, ketepatan waktu distribusi, serta pemenuhan standar gizi seimbang agar manfaat program dapat dirasakan secara optimal oleh para pelajar.
Selain itu, Wapres mengingatkan bahwa keberhasilan Program MBG membutuhkan sinergi kuat antara pemerintah pusat dan daerah, pihak sekolah, serta seluruh pemangku kepentingan terkait.

Kolaborasi yang solid dinilai menjadi kunci agar program tidak hanya berjalan lancar, tetapi juga berkelanjutan dalam jangka panjang.
Kepala SMAN 2 Tasikmalaya, Ina Reina Susanti, menyampaikan bahwa Program MBG di sekolahnya telah berjalan sejak 17 Februari 2025 dan hingga kini terlaksana dengan baik. Hingga 19 Januari 2026, jumlah siswa penerima manfaat mencapai 1.383 siswa.
“Pelaksanaan Program MBG di SMAN 2 Tasikmalaya berjalan dengan baik dan lancar. Para siswa mayoritas sangat antusias karena makan siang menjadi lebih teratur dengan gizi yang telah ditakar,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa berbagai kendala teknis dalam distribusi dapat diatasi melalui evaluasi yang dilakukan secara berkala.
Ina juga menilai kunjungan Wakil Presiden sebagai sebuah kehormatan sekaligus bentuk perhatian pemerintah terhadap pelaksanaan program di lapangan.
“Kami merasa terhormat menjadi salah satu sekolah yang dikunjungi. Harapannya, Program MBG dapat memberikan kontribusi nyata bagi terwujudnya visi Indonesia Emas 2045,” tuturnya.
Sementara itu, salah satu siswa SMAN 2 Tasikmalaya, Muhammad Farais Nawal, mengaku merasakan langsung manfaat program tersebut. Menurutnya, menu makanan yang disajikan telah memenuhi kebutuhan gizi secara seimbang.
“Program MBG ini sangat bagus. Rasanya enak dan komposisi gizinya lengkap, mulai dari protein, sayuran, karbohidrat, hingga buah. Program ini sangat membantu kami agar tetap fokus belajar sampai siang dan sore hari,” ungkapnya.
Kunjungan ini menegaskan komitmen pemerintah dalam memastikan Program Makan Bergizi Gratis benar-benar memberikan dampak nyata bagi kesehatan dan kualitas belajar pelajar di seluruh Indonesia.(Asep Yusup)
