LapanTipikorNews.Com, GARUT – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menegaskan bahwa pelaksanaan orientasi bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh kepada para PPPK yang dilantik pada tahun 2023.
Hal tersebut disampaikan Bupati Garut saat membuka kegiatan Orientasi PPPK, Selasa (7/7/2026), di Institut Pendidikan Indonesia (IPI) Garut, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Menurut Abdusy Syakur Amin, pelaksanaan orientasi memang mengalami keterlambatan karena adanya berbagai keterbatasan. Namun, kegiatan tersebut kini dapat dilaksanakan secara maksimal, baik melalui tatap muka maupun secara daring dengan sistem pengawasan yang ketat.
“Orientasi PPPK ini tentu bertujuan memberikan pengenalan kepada para PPPK yang dilantik pada tahun 2023. Memang pelaksanaannya agak terlambat karena berbagai keterbatasan.
“Hari ini kita melaksanakannya secara luring dan ada juga yang mengikuti secara daring. Kehadiran peserta dipantau menggunakan sistem yang ketat sehingga dapat diketahui secara langsung dan tidak ada lagi hal-hal yang tidak semestinya,” ujarnya.
Ia menambahkan, orientasi ini sangat penting agar para PPPK memahami organisasi tempat mereka bekerja, mampu berinteraksi dengan lingkungan kerja, serta mengetahui hubungan kerja dengan atasan, rekan sejawat, maupun bawahan.
Selain itu, peserta juga akan mendapatkan pemahaman mengenai hak dan kewajiban sebagai aparatur sipil negara (ASN).
Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan kerja sama dengan Taspen sebagai bagian dari perlindungan dan fasilitas yang diberikan kepada PPPK.
“Taspen merupakan salah satu fasilitas yang disediakan dan didukung oleh negara, serta berasal dari kontribusi para PPPK sendiri. Dengan demikian, status mereka benar-benar menjadi bagian penuh sebagai ASN,” katanya.
Bupati berharap seluruh peserta mengikuti orientasi dengan sungguh-sungguh karena banyak manfaat yang akan diperoleh, terutama mengenai pemahaman tugas, tanggung jawab, hak, dan kewajiban sebagai ASN.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Lembaga Administrasi Negara (LAN) dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) atas penyelenggaraan kegiatan tersebut.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada LAN dan BKD. Saat ini peserta orientasi berjumlah 2.400 orang, meski masih ada sekitar 4.800 PPPK lainnya yang akan mengikuti tahapan berikutnya. Di Jawa Barat, Kabupaten Garut termasuk daerah yang paling baik dan cepat dalam pelaksanaan program ini,” pungkasnya.(A Yusuf)
