LapanTipikorNews.Com, Kabupaten Bekasi – Aksi pencurian spion mobil mewah kian meresahkan warga di Perumahan Mangun Jaya Indah 1, Desa Mangunjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.
Dalam beberapa minggu terakhir, kawasan tersebut menjadi sasaran empuk pelaku pencurian. Salah satu warga pemilik mobil Toyota Fortuner mengaku sudah dua kali kehilangan spion mobilnya.
Peristiwa terakhir terjadi pada Minggu (20/9) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB di Jalan Mawar 1 RT 02/RW 10. Rekaman CCTV memperlihatkan pelaku berjalan kaki dari jalan utama sebelum mencopot paksa spion mobil korban.
Warga menilai maraknya pencurian terjadi karena lemahnya sistem keamanan di lingkungan perumahan. Mereka juga kecewa lantaran tidak mendapatkan respons dari Ketua RW 10, meski telah melaporkan kejadian melalui WhatsApp.
“Assalamualaikum pak RW, ini bagaimana ya tentang keamanan di Mangun Jaya 1 RW 10, tadi malam sudah dua kali spion hilang dan banyak kehilangan motor, dll,” tulis salah satu warga dalam pesan grup warga.

Namun, pesan itu tidak kunjung mendapat jawaban. Bahkan, usulan warga agar dibuat satu pintu utama dan pengadaan petugas keamanan pun tak digubris.
Kekecewaan warga semakin memuncak setelah janji pembangunan pos RW lantai 2 yang sebelumnya digaungkan, hingga kini tak pernah terealisasi.
“Janjinya omon-omon doang, tidak ada terealisasi. Dulu banyak warga yang jadi tim sukses Pak Salim, tapi sekarang diam semua saat ditanya,” keluh seorang warga di grup WhatsApp.
Sementara itu, saat media LPN konfirmasi ke Salim yang sebagai Ketua RW.10, Desa Mangunjaya, melalui WhatsApp dengan nomor +62 813-8101-35XX, Ketua RW 10, Salim tidak memberikan tanggapan. Pesan yang dikirim hanya berstatus centang dua berwarna hitam.
Warga RW 10 mendesak pengurus lingkungan segera mengambil langkah nyata untuk menghentikan maraknya pencurian, sebelum lebih banyak korban berjatuhan dan bila tidak ada solusi meminta untuk mundur dari jabatannya. (A2TP/Red)
