LapanTipikorNews.Com, Kabupaten Bekasi – Dalam rangka memperingati Hari Penglihatan Sedunia (World Sight Day) tahun 2025, PT Vision Ease Asia yang beralamat di Jl. Meranti 3 Blok L8 No. 8 Delta Silicon Industrial Park, Lippo Cikarang, Kabupaten Bekasi, menggelar pemeriksaan mata dan pembagian kacamata gratis bagi para pelajar SDN Sriamur 01 dan 05, Desa Sriamur, Kecamatan Tambun Utara, pada Kamis (9/10/2025).
Kegiatan sosial ini terselenggara atas kerja sama PT Vision Ease Asia dengan Gabungan Pengusaha Optik Indonesia (Gapopin) dan Ikatan Profesi Optometris Indonesia (Iropin), sebagai bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan yang berfokus pada peningkatan kesehatan dan pendidikan masyarakat.
Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Bekasi, Sopian Hadi, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai program CSR seperti ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, terutama bagi pelajar sekolah dasar yang membutuhkan perhatian terhadap kesehatan mata.
“Kegiatan seperti ini sangat diharapkan oleh masyarakat, khususnya anak-anak kami yang terdampak berbagai kondisi sosial,” ujar Sopian Hadi.
Sopian juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, sekolah, dan orang tua dalam menjaga tumbuh kembang anak di era digital.
“Anak-anak kita harus dijaga agar tidak terganggu dalam hal belajar, pola makan, dan kesehatannya. Saya berharap pihak sekolah dan orang tua dapat bersama-sama memperhatikan hal itu,” ucapnya.
Menurutnya, langkah sosial yang dilakukan PT Vision Ease Asia bersama Gapopin dan Iropin merupakan contoh positif bagi perusahaan lain dalam menjalankan CSR berkelanjutan.
“Jika semua perusahaan melaksanakan CSR seperti ini, tentu akan membantu mengurangi berbagai permasalahan sosial seperti stunting maupun kebutuhan alat bantu penglihatan bagi siswa,” tambahnya.
Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Bekasi menegaskan komitmennya untuk mendorong sinergi dengan dunia usaha dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di bidang kesehatan dan pendidikan.
Presiden Direktur PT Vision Ease Asia, Ally Chandra, dalam sambutannya menegaskan pentingnya edukasi kesehatan mata bagi anak-anak sejak dini. Ia menilai bahwa menjaga penglihatan merupakan investasi masa depan generasi muda.

“Saya ingin menyampaikan kepada para orang tua agar dapat memberikan edukasi kepada anak-anak tentang pentingnya menjaga kesehatan mata. Mata merupakan indera yang sangat penting untuk menunjang kehidupan kita sehari-hari,” tutur Ally Chandra.
Dalam kegiatan tersebut, tim medis dari PT Vision Ease Asia melakukan pemeriksaan mata dan memberikan kacamata gratis kepada siswa yang terdeteksi mengalami gangguan penglihatan. Ally juga berpesan agar anak-anak membatasi penggunaan gawai dan mengonsumsi makanan bergizi untuk menjaga kesehatan mata.
“Jangan terlalu sering bermain handphone, jangan terlalu banyak menonton televisi, dan jangan lupa makan makanan yang bergizi. Hal-hal sederhana itu sangat berpengaruh pada kesehatan mata kita,” pesannya.
Ally berharap kegiatan CSR seperti ini dapat terus berlanjut dan menjadi bentuk nyata kolaborasi antara dunia industri dan pemerintah daerah.
“Kami berharap ke depannya bisa terus bergandengan tangan bersama pemerintah daerah untuk melaksanakan kegiatan CSR yang lebih baik dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya menutup sambutan.
Kepala Sekolah SDN 01 Sriamur, Abdul Muin, turut menyampaikan apresiasi atas kepedulian PT Vision Ease Asia dan Pemkab Bekasi terhadap kesehatan para pelajar.

“Kami sangat berterima kasih atas pemeriksaan mata dan pemberian kacamata gratis ini. Kegiatan ini sangat bermanfaat, terutama bagi siswa yang memiliki gangguan penglihatan,” ujar Abdul Muin.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di sekolah-sekolah lain di Kabupaten Bekasi agar semakin banyak anak yang terbantu dan lebih sadar akan pentingnya menjaga kesehatan mata sejak dini.
Meski berkantor di wilayah Cikarang Selatan, PT Vision Ease Asia memprioritaskan pelaksanaan program CSR di wilayah Tambun Utara sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat.
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) mendorong sinkronisasi antara program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan dan rencana kerja pemerintah daerah (Renja).
Kepala Bidang Perekonomian dan Sumber Daya Alam Bappeda Kabupaten Bekasi, Vina Sari Nalurita, menjelaskan bahwa pemerintah berperan sebagai tim fasilitasi penyaluran Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP) sesuai kebutuhan masyarakat.
“Misal tahun ini kita merencanakan kebutuhan CSR pemerintah daerah, kemudian perusahaan memilih dan menyesuaikan dengan rencana CSR mereka untuk tahun depan. Kegiatannya nanti akan kami fasilitasi kepada perangkat daerah terkait,” ujarnya, dikutip dari bekasikab.go.id (05/08/2025).
Pemerintah Kabupaten Bekasi sendiri telah memiliki Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2015 tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP) serta Peraturan Bupati Nomor 14 Tahun 2016 sebagai pedoman pelaksanaan CSR di wilayahnya.
Kebijakan tersebut menjadi acuan bagi perusahaan industri untuk menyalurkan program CSR secara proporsional dan tepat sasaran, sejalan dengan visi Pemkab Bekasi dalam meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat.(A2TP/Red)
